Kekinian Wisata Religi Pekanbaru

Kekinian Wisata Religi Pekanbaru

Wisata Religi Pekanbaru, Wisata Rindu Sempadan Pekanbaru, Wisata Rumah Miring Pekanbaru, Wisata Rumbai Pekanbaru, Wisata Sei Pinang Pekanbaru

Wisata Religi Pekanbaru

Riau adalah salah satu provinsi yang terdapat di Pulau Sumatera. Tak hanya elok dengan wisata alam. Negeri ini pun sarat bakal wisata religi. Ini dia rekomendasi wisata religi yang mesti dikunjungi di Riau.

Mesjid Raya An Nur

Kekinian Wisata Religi Pekanbaru
Mesjid Raya An Nur

Masjid yang menjadi salah satu icon nya Riau ialah masjid raya An-Nur. Tempat ibadah itu tepatnya bertempat di Pekanbaru dan masjid ini serupa dengan Taj Mahal yang terdapat di India.
Masjid ini terletak di Jalan Hangtuah, Sumahilang, Pekanbaru. Dilihat dari desain bangunannya tidak sedikit terpengaruh gaya gabungan arsitektur Melayu, Turki, Arab dan India.
Bangunan masjid terdiri dari dua tingkat. Tingkat atas dipakai untuk sholat, dan tingkat bawah guna kantor dan ruang pertemuan. Selain tersebut di lantai bawah masjid pun ada sekretariat masjid, remaja masjid, dan ruang belajar tempat edukasi Islam.
Masjid ini memiliki tiga buah tangga, 1 buah tangga di unsur muka, yang dilengkapi eskalator dan 2 buah tangga di unsur samping. Di unsur atas terdiri dari 13 buah pintu dan unsur bawah terdiri dari 4 buah pintu dan memiliki kamar-kamar yang besar dan suatu aula.
Dilihat dari segi bangunannya, masjid memiliki satu kubah besar dan empat kubah kecil yang berbentuk kubah khas melayu, yaitu serupa gasing terbalik dengan warna hijau. Warna kubah itu di samping mengingatkan pada kubah Masjid Nabawi di Madinah pun salah satu warna dalam adat Riau yang terdiri dari warna hijau, kuning dan merah.

Makam Syekh Abdurrahman Siddiq

Kekinian Wisata Religi Pekanbaru
Makam Syekh Abdurrahman Siddiq

Syekh Abdurrahman Siddiq ialah seorang ulama besar yang pernah menjadi Mufti di Kerajaan Indragiri. Ia diusung Sultan Mahmud Shah (Raja Muda) sebagai Mufti Kerajaan Indragiri pada tahun 1919-1939. Setelah wafat, ulama ini dimakamkan di Kampung Hidaya Sapat, Kecamatan Kuala Indragiri Kabupaten Indragiri Hilir.
Syekh Abdurahmmad Siddiq dicetuskan pada tahun 1857 di Kampung Dalam Pagar Martapura, Kalimantan Selatan. Ketika dewasa, Syakh kian giat menuntut ilmu agama. Beliau mengerjakan perjalanan menuntut ilmu ke Padang, Sumatera Barat. Setelah menuntaskan pendidikan di Padang pada 1882, beliau masih haus ilmu. Maka pergilah syekh ke kota kelahiran Islam, Makkah pada tahun 1887.
Makam Syekh Abdurrahman Siddiq ini tidak pernah sepi dari peziarah, karena nyaris setiap hari tidak jarang kali ada peziarah khususnya masyarakat Kab. Indragiri Hilir dan pun berbagi penjuru wilayah lainnya. Bahkan terdapat yang datang dari Luar Negeri laksana Singapura, Malaysia, Yaman bahkan Afrika.

Istana Siak Sri Indrapura

Kekinian Wisata Religi Pekanbaru
Istana Siak Sri Indrapura

Istana Siak Sri Indrapura atau Istana Asserayah Hasyimiah atau Istana Matahari Timur merupakan lokasi tinggal resmi Sultan Siak. Salah satu bukti kejayaan Islam yang mulai di bina pada tahun 1889, yakni pada masa pemerintahan Sultan Syarif Hasyim.
Istana ini adalah peninggalan Kesultanan Siak Sri Indrapura yang berlalu dibangun pada tahun 1893. Kini peninggalan kerajaan Melayu yang terletak di Kota Siak Sri Indapura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
Perpaduan arsitektur Melayu, Eropa, dan Arab, sejarah yang ditabung di Istana Siak Sri Indrapura pun menarik. Sekarang Istana Siak Sri Indrapura dijadikan lokasi penyimpanan benda-benda koleksi kerajaan antara lain: kursi singgasana kerajaan yang berbalut emas, salinan mahkota kerajaan, brankas kerajaan. Payung kerajaan, tombak kerajaan, komet sebagai barang langka dan menurut kisah hanya terdapat dua di dunia serta dagangan lainnya.

Mesjid Agung Madani

Kekinian Wisata Religi Pekanbaru
Mesjid Agung Madani

Masjid termegah di Asia Tenggara, diberi nama Mesjid Agung Madani Islamic Center (MAMIC) Pasir Pangaraian, Rokan Hulu, ini dinobatkan sebagai Masjid Percontohan Paripurna Terbaik se- Indonesia pada tahun 2015 oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI.
Setelah diputuskan sebagai objek wisata religius sejumlah waktu lalu, trafik ke masjid termegah sarat pesona itu terus meningkat. Catatan Pengurus Mesjid Agung Ma- dani Islamic Center Pasir Pangaraian, trafik masyarakat ke masjid yang dapat menampung selama 10.000 jemaah, rata-rata 300 pengunjung sampai 500 pengunjung per harinya.
Sarana yang disediakan Mesjid ini yaitu : MCK yang lumayan dan memadai, lokasi wudhu yang nyaman dan bersih, sejadah dari Turki. Sarana perpustakaan, baik digital maupun manual, TV Madani, Radio Daerah, poliklinik, aula serbaguna, toserba serta ruangan belajar yang dilengkapi dengan akses internet.
Sedangkan Pintu Islamic Centre Rokan Hulu, unsur timur, pintu utama babussalam, pintu kanan Khodijah, pintu kiri Aisyah, unsur selatan, pintu utama Aisyah I, pintu kanan Usman bin Affan, pintu kiri Umar bin Khatab, sementara pintu unsur utara, pintu uatama Khadijah I, pintu kanan Abu Bakar As Siddiq, pintu kiri Umar bin Khatab, sementara bagian Kubah utama diameter 25 M, tinggi 55 M dan didampingi 4 unit menara tinggi 66.66 M. Ditambah dengan menara setinggi 99 M.

Mau jalan-jalan bareng keluarga?? tpi bingung dengan kendaraan?? Merah sari wisata solusinya!! yuk kepoin informasi mengenai bus pariwisata merah sari dengan meng-klik website dibawah ini :
www.merahsari.com / www.sewabuswisata.com

#wisatareligipekanbaru, #wisatarindusempadanpekanbaru, #wisatarumahmiringpekanbaru, #wisatarumbaipekanbaru, #wisataseipinangpekanbaru